0
Thumbs Up
Thumbs Down

Teknik Late Breaking Gunakan Rem Elig Tunjukan Kemampuan Ichan Dengan Leluasa

OTORAI
OTORAI - Sun, 08 Oct 2017 20:08
Viewed: 41
Teknik Late Breaking Gunakan Rem Elig Tunjukan Kemampuan Ichan Dengan Leluasa

SENTUL | Otorai.com - Capaian Hasil sensasional berhasil ditorehkan pembalap andalan dari tim Elig Racing Team, Muhammad Ichsan dalam lanjutan seri 5 kejuaraan balap touring Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2017 yang berlangsung Minggu (24/9) di Sirkuit Sentul, Bogor.

Gemilangnya penampilan M Ichsan yang akrab disapa Ichan kembali menjadi buah bibir. Dengan mengalami masalah di sesi kualifikasi, Ichan gagal mencatat waktu terbaik dan hanya menempati posisi start 17. Meski demikian, dari grid 17 Ichan mampu merangsek ke depan dan menyalip satu per satu lawan.

Apa rahasianya? Ditemui usai podium Ichan menjelaskan bahwa kunci suksesnya meraih kemenangan di seri 5 kemarin adalah keunggulan produk rem Elig Brake yang ia gunakan sangat mendukung teknik late braking.

"Start dari posisi 17 sebenarnya sempat membuat saya sedikit frustasi. Jika ingin naik podium tentunya saya harus ngepush untuk mengejar satu per satu lawan, dan mau tidak mau saya harus terus melakukan late braking terhadap lawan di setiap tikungan untuk memperbaiki posisi," ungkap Ichan.

Dalam balapan, late braking adalah salah satu trik yang sering digunakan banyak pembalap untuk melakukan overtake, perpaduan antara titik pengereman dan timing yang tepat dan tentunya sangat membutuhkan peranan rem sebagai faktor utama. Andai kualitas rem tidak mumpuni mustahil hasil trik ini dilakukan di sepanjang balapan.

Dengan mengandalkan rem produk rem Elig Ichan benar-benar merasakan keunggulan kualitas produk Elig, ini yang membedakan produk Elig dengan merk kampas lainnya, seperti diakui Ichan.

"Saya sendiri mendapat kesempatan langsung untuk membuktikan performa Elig Brake di lintasan dan terbukti sangat mumpuni dan konsisten di sepanjang balapan bahkan untuk suhu dan temperatur panas di Indonesia, rem Elig tetap bekerja maksimal," papar Ichan

Sementara Christopher Pattuwo selaku CEO Elig Indonesia menjelaskan secara detail mengenai perbedaan paling mencolok dari produk Elig dengan merk lain salah satunya adalah material produk Elig yang berbahan Ceramic Organic dan Sinter Organic.

"Dari profil produk yang dirilis oleh Elig, bahan Ceramic Organic dan Sinter Organic dengan struktur partikel jauh lebih halus dibandingkan dengan bahan ceramic biasa dan juga bahan sintered pada umumnya, data ini membuat kampas rem Elig di atas level OEM bahkan untuk tipe standard, begitupun dengan produk rem untuk kendaraan roda dua," terangnya.

Lebih jauh Christoper Pattuwo mengatakan bahwan material OEM adalah bahan organic dan rata-rata barang aftermarket dipasaran umunya ceramic.

"Ini yang membuat Elig beda sendiri di pasaran karena bahan hybrid dari keduanya, yaitu bahan ceramic organic dengan formulasi EFT (Elig Friction Technology) yang lahir dari penggabungan tiga negara antara lain Jepang, USA, dan Taiwan," tutupnya ketika dikonfirmasi. (rhs)

Source: OTORAI
Search Car Service
OUR PARTNERS
Camargus
Cintamobil
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
OTORAI
Otospirit
RajaMobil
SolusiMobil
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet