0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tips Penting Mengendarai Mobil Di Jalur Menanjak

Camargus
Camargus - Fri, 18 Nov 2016 17:36
Viewed: 642
Kini banyak sekali terjadi kecelakaan terlebih di jalur menanjak, untuk itu ikuti tips penting mengendarai mobil di jalur menanjak

Berkendara merupakan aktivitas menyenangkan yang hampir dilakukan sehari-hari oleh sebagian orang untuk mempermudah dalam menjangkau suatu tempat, bisa menggunakan sepeda, sepeda motor, mobil, atau yang lainnya. Bagi yang telah mahir, banyak yang mengganggap jika aktivitas berkendara tidak membutuhkan perhatian yang lebih. Padahal berkendara di jalan raya, anda akan menemukan berbagai kondisi yang berbeda-beda.

Yuk kita ulas apa saja sih kendala saat berkendara? Jangan lupa juga untuk membaca artikel ini sampai habis karena kita juga akan membahas mengenai tips penting mengendarai mobil di jalan menanjak.

Kendala Saat Berkendara

http://www.mobil88.astra.co.id/info/berita/baca/3785/Tips-Pengemudi-Menghadapi-Arus-Air-dan-Banjir-

Beberapa kendala yang muncul saat berkendara adalah kondisi cuaca yang hujan, banyaknya kendaraan atau truk besar, sopir bis yang ugal-ugalan, jalanan rusak, hingga kondisi jalan yang berkelak-kelok dan menanjak. Sebelum berkendara di jalan raya, pastikan anda memiliki surat ijin mengemudi yang sesuai dengan kemampuan kendaraan yang anda miliki.

Misal SIM C untuk kendaraan bermotor roda dua, SIM A untuk mobil keluarga roda empat, dan lain sebagainya. Jika SIM yang anda miliki tidak sesuai dengan kendaraan yang anda kemudikan, bisa jadi anda akan mendapatkan bukti surat pelanggaran dari polisi karena dianggap belum mahir mengemudi.

Selain memiliki SIM yang sesuai, seperti yang dijelaskan sebelumnya anda juga harus memperhatikan betul kondisi jalan yang akan lalui. Jika mengendarai mobil pada jalur lurus, anda hanya perlu berhati-hati terhadap pengendara lainnya. Namun pada jalan berkelok dan menanjak anda harus membagi konsentrasi terhadap kondisi jalan dan pengendara lain.

Mengemudi pada jalur lurus mungkin bisa dilakukan oleh siapa saja, namun tidak pada jalur menanjak. Mengemudi di jalan menanjak atau pegunungan juga memungkinkan terjadinya kemacetan. Maka dari itu, mereka yang belum mahir dan berani berkendara pada daerah pegunungan, lebih baik untuk tidak memaksakan, karena hal ini sangat berbahaya bagi diri sendiri dan juga pengguna jalan lain.

Berkendara di jalan menanjak, selain memerlukan kemahiran yang lebih, anda juga harus memperhatikan betul kondisi kendaraan. Terutama bagian gas, kampas kopling, rem tangan, rem kaki, lampu dim, klakson, roda, dan sebagainya. Tidak hanya itu saja, berkendara di jalur menanjak anda juga harus memperhatikan beberapa tips khusus. Selain memudahkan perjalanan, tip ini juga dapat membuat perjalanan anda lebih aman.

Istirahat Yang Cukup

http://www.mobil88.astra.co.id/info/berita/baca/3788/Tips-Aman-Tidur-di-Mobil

Sama halnya dengan mengemudi pada jalur lurus, berkendara pada jalur menanjak juga membutuhkan konsentrasi yang lebih. Maka dari itu persiapkan kondisi tubuh, dan istirahatlah sebelum berkendara. Jika kondisi badan sedang tidak baik, atau perasaan lelah dan kantuk datang, jangan paksakan untuk melanjutkan perjalanan. Berhentilah sejenak untuk memulihkan tenaga atau jika mengemudi dengan keluarga, anda bisa meminta untuk digantikan. Tentunya dengan orang yang juga telah mahir berkendara.

Hindari minum-minuman berat dan membuat kantuk, serta makanan yang berlemak. Berkendara pada jalur pegunungan yang menanjak, biasanya akan disuguhi pemandangan yang indah, sehingga anda bisa membuka lebar-lebar pintu jendela. Cara ini dapat mengurangi penggunaan AC, dan mengurangi rasa mual atau muntah yang kerap dialami oleh penumpang lainnya.

Sesuaikan Gigi Persneling

http://www.hargamobilsuzukijogja.com/2015/06/cara-atasi-bunyi-gigi-mundur-karimun-karimun-wagon-r-ga-gl-gx-gs-dilago.html

Jika berjalan pada jalur menanjak, akan lebih baik jika anda mengurangi gigi persneling pada posisi satu atau dua. Jika gigi persneling yang anda gunakan terlalu tinggi, maka kemungkinan mobil tidak akan kuat menanjak. Posisi gigi persneling yang rendah, akan membuat mesin mobil bekerja pada RPM yang cukup tinggi untuk mendapat tenaga pada jalur menanjak, sehingga akan mudah berjalan, begitupun sebaliknya.

Cek Kondisi Kendaraan Serta BBM

http://goresansatria.blogspot.co.id/2014/01/menghindari-kerusakan-pada-fuel-pump.html

Seperti yang dijelaskan di atas, berkendara pada jalur menanjak memerlukan kondisi kendaraan yang baik, maka dari itu cek semua kondisi kendaraan. Jika ada yang bermasalah lebih baik tidak digunakan atau diperbaiki terlebih dahulu. Selain itu, cek pula beberapa keperluan tambahan seperti ban serep, dongkrak dan yang lainnya, sehingga jika dibutuhkan mendadak bisa langsung digunakan.

Mengendara pada jalan menanjak juga akan membuat bahan bakar minyak lebih cepat habis atau boros. Untuk mengantisipasi hal ini, ada baiknya untuk mengisi BBM hingga penuh sebelum melewati jalur ini. Apalagi, pada daerah pegunungan atau jalur menanjak anda akan sulit menemukan pom bensin.

Gunakan Rem Tangan, Rem Kaki, Atau Gunakan Setengan Kopling Jika Berhenti

http://www.otosentrum.com/kenapa-pedal-rem-mobil-suka-bergetar/

Mengemudi di jalan menanjak, anda harus mengantisipasi kemungkinan jalanan macet yang mengharuskan anda untuk sering berhenti. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk berhenti pada jalur menanjak. Namun anda harus mahir mengatur cara pengereman. Berikut ini cara yang bisa anda lakukan:

Rem Tangan
Gunakan rem tangan. Cara ini aman dilakukan pada jalur menanjak yang cukup tinggi dalam waktu lama. Untuk memainkan rem tangan sangat mudah, injak pedal rem kaki, serta kopling untuk menghentikan mobil. Kemudian, amankan mobil dengan menarik tuas rem tangan dan pindahkan persneling ke gigi netral.

Jika akan berjalan lagi, anda cukup memindahkan persneling ke gigi satu, tekan pedal gas, dan lepas kopling hingga terasa sedikit bergetar. Kemudian, lepas atau turunkan rem tangan secara perlahan. Jika mobil sudar berjalan, bantu dengan menginjak gas lebih dalam, sehingga mobil dapat berjalan secara perlahan tanpa takut mundur.

Rem Kaki
Kedua, anda bisa menggunakan rem kaki. Cara ini aman jika anda hanya berhenti pada waktu yang relatif singkat dan kondisi jalan tidak terlalu menanjak. Menggunakan rem kaki lebih mudah dari pada rem tangan. Anda hanya perlu menginjak pedal kopling dan pedal rem kaki untuk menghentikan mobil. Jika ingin berjalan, lepas atau angkat pedal kopling hingga mobil bergetar.

Jika sudah, lepas rem kaki perlahan, setelah berjalan perlahan, bantu dengan menginjak gas lebih dalam.Terakhir atau yang ketiga, anda bisa gunakan setengah kopling. Cara ini juga aman dilakukan pada jalan yang tidak terlalu menanjak dan sebentar.

Menginjak Kopling
Caranya cukup mudah, hentikan laju kendaraan dengan menginjak pedal kopling serta menahan pedal gas hingga mobil berhenti. Jika ingin berjalan, anda cukup melepas pedal kopling perlahan, dan bantu dengan menginjak pedal gas. Cara ini sebenarya sangat tidak disarankan, karena menyebabkan bahan bakar cepat habis
Selain memperhatikan cara mengerem, mengemudi di jalur menanjak anda juga akan menemui jalur menurun.

Untuk kondisi ini, anda bisa gunakan rem mesin atau engine brake, dengan begitu beban kerja rem mobil anda akan terkurangi. Baik pada jalan turun atau menanjak Perhatikan juga kondisi jalan ketika sedang hujan, jangan mengerem terlalu mendadak, karena kondisi aspal yang licin sangat berbahaya bagi pengendara.

Kemudikan Kendaraan Dengan Santai

http://www.hipwee.com/sewa-mobil-malang-tanpa-driver/

Anda tentu tidak dapat menyamakan mengemudi pada jalur biasa dan jalur menanjak. Jika pada jalur biasa atau datar anda bisa berjalan cepat, maka pada jalur menanjak lebih baik untuk mengurangi kecepatan. Daerah pegunungan atau menanjak cenderung memiliki tikungan tajam, curam, dan kondisi jalan yang miring, sehingga menggunakan kecepatan terlalu tinggi akan sangat berbahaya. Kemudikan kendaraan secara santai, hingga kondisi jalan memang sudah dimungkinkan untuk menambah kecepatan.

Taati Rambu-Rambu Lalu Lintas

http://stickerbalikpapan.com/shop/rambu-lalu-lintas/

Berjalan di daerah menanjak, anda juga harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Jangan mengendarai mobil sesuka hati dengan menggunakan jalur pengendara lain. Gunakan selalu jalur kiri. Hindari juga penggunaan telepon pada saat berkendara. Kurangi kecepatan serta jangan memotong atau menyalip pada daerah tikungan, karena hal ini sangat berbahaya.

Anda boleh menyalip jika keadaan sekitar memang dirasa aman. Jika perlu anda bisa membunyikan klakson atau memainkan lampu dim pada malam hari. Pastikan juga anda berkendara pada jarak aman, karena bisa saja mobil di depan anda akan berhenti mendadak. Jarak 2-3 meter sudah cukup untuk memberikan sekat terhadap kendaraan lain. Anda harus memperhatikan juga kondisi cuaca pada daerah pegunungan. Gangguan alam seperti hujan dan kabut sering terjadi pada jalur pegunungan.

Beban Muatan

http://www.asapmobil.com/bahaya-membawa-mobil-dengan-muatan-berlebihan/

Jika berkendara di jalur menanjak, usahakan untuk mengisi bangku penumpang sesuai dengan kapasitas. Jika jumlah penumpang lebih dari seharusnya, maka mobil juga akan sulit untuk berjalan. Beban muatan berlebih juga tidak bagus bagi ban mobil, karena akan mudah tergelincir.

Itu tadi beberapa tips aman yang harus anda ikuti supaya perjalanan pada jalur menanjak bisa dapat dilalui secara aman. Jangan lupa, selain menyiapkan semua keperluan dan antisipasi sebelum berkendara, berdoa juga merupakan hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Mintalah kepada Tuhan, semoga perjalanan anda terhindar dari bahaya dan kendala lainnya. Semoga bermanfaat, dan semoga perjalanan anda selalu diberi kelancaran dan menyenangkan, serta mendapatkan lindungan-Nya.

Source: Camargus
Search Car Service
OUR PARTNERS
Camargus
Cintamobil
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
OTORAI
Otospirit
RajaMobil
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet