0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tren Helm 2018, Persentase Produksi Helm Full Face Meningkat

MotorExpertz
MotorExpertz - Fri, 12 Jan 2018 17:28
Dilihat: 686
Tren Helm 2018, Persentase Produksi Helm Full Face Meningkat

JAKARTA, ME. Beberapa waktu lalu, Agus Hermawan, punggawa Juragan Helm mengungkapkan bahwa tren helm 2018, arahnya akan mulai banyak bikers yang beralih mengandalkan helm full face dibanding half face, bradsis. (baca juga: Tren Helm 2018 Mulai Banyak Pecinta Helm Full Face)

Namun di sisi lain, Simon Mulyadi, Promotion Manager PT Tarakusuma Indah, selaku produsen helm KYT, INK dan MDS, belum mengungkapkan hal serupa. “Soal tren helm 2018, kita belum bisa memastikan bakal banyak peminat helm full face atau tidak,” paparnya.

Namun kalo melihat produksi helm KYT, INK dan MDS pada tahun-tahun sebelumnya, Simon bilang bahwa prosentase produksi helm full face, pelan namun pasti mulai meningkat.

“Tahun 2017 lalu prosentase produksi helm full face 40%, sedangkan tipe half face atau open face 60%. Sedangkan tahun 2016, prosentase helm full face 30% dan half face 70%,” imbuhnya.

Hal ini menunjukkan bahwa tiap tahun, produksi helm full face meningkat bradsis. Sekaligus bisa jadi barometer bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya safety riding dan memakai helm full face untuk sehari-hari, juga makin meningkat.

Meski Simon enggan mengungkapkan tahun ini prosentase produksi helm full face berapa persen dan helm half face berapa persen, namun tim ME memprediksi produksinya bakal ada di angka 50-50, helm full face 50% dan half face 50%.

Bisa jadi prosentasenya full face mencapai 60% dan half face 40%, bradsis. Alasannya karena mulai banyaknya peminat motor sport di Tanah Air.  Masak iya, pakainya motor sport full fairing, tapi pakai helmnya open face. Dijamin kurang matching bradsis.

"Apapun motornya, ke manapun perginya, #myhelMEtfirst!"

Untuk melihat artikel seputaran helm lainnya, silakan klik hashtag di atas.

Sumber: MotorExpertz
Cari Bengkel Mobil
PARTNER KAMI
Camargus
Cintamobil
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
OTORAI
Otospirit
RajaMobil