0
Thumbs Up
Thumbs Down

Penjualan Avanza dan Xpander Beda Tipis, Toyota "Angkat Senjata"

carmudi
carmudi - Wed, 20 Mar 2019 20:15
Viewed: 76
Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander

Jakarta - Pemain di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) di Indonesia sangat ramai sekali. Sebut saja Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, Mitsubishi Xpander, dan Nissan Livina. Demi meraih penjualan yang positif, semuanya saling bersaing. Dari enam model Low MPV hanya dua saja yaitu Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander yang tampak saling kejar-kejaran angka penjualan.

Berdasarkan data penjualan periode Februari 2019 Toyota Avanza berhasil meraih retail sales (dealer ke konsumen) sebesar 5.004 unit dan wholesale (pabrik ke dealer) 5.700 unit. Sedangkan pesaingnya, Mitsubishi Xpander mampu meraih angka retail sales lebih besar yaitu sekira 5.960 unit dan 5.532 untuk wholesale. Melihat angka penjualan tersebut Mitsubishi sesumbar bahwa pabrikan berlogo tiga berlian itu telah berhasil mengalahkan pemain lama di segmen Low MPV.

Mengenai hal tersebut, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto, menanggapinya dengan santai. Menurut dia apa yang diraih oleh Mitsubishi Xpander sekarang ini belum pernah melewati pencapaian Toyota Avanza sebelumnya.

"Mitsubishi Xpander tidak sekuat Honda Mobilio atau Suzuki Ertiga sebagai pesaing Toyota Avanza.

Data wholesales bulan per bulan menunjukkan Honda Mobilio atau Suzuki Ertiga pernah membukukan angka wholesales per bulan maksimal sebesar 10-11 ribu unit per bulan di 2013 dan 2014. Sedangkan angka wholesales per bulan maksimal Mitsubishi Xpander hanya di level 7 ribu unit. Sedangkan Toyota Avanza pernah mencapai angka wholesales per bulan hingga 21 ribu unit di Juli 2013," kata pria yang akrab disapa Soerjo itu.

Peluncuran Toyota Avanza dan Veloz baru (Foto: Santo/Carmudi)

TAM baru saja meluncurkan Avanza terbaru di awal tahun ini. Berdasarkan data Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang dimiliki oleh perusahaan tercatat pada pertengahan Maret 2019 sebanyak 18.300 unit Avanza telah terpesan oleh konsumen. Mengacu pada tingginya angka pemesanan Avanza, Soerjo mengklaim bahwa sampai saat ini peminat Avanza masih banyak.

"Jadi memang minat akan Toyota Avanza sangat tinggi. Dan di Toyota kami usahakan untuk terus menambah pasokan untuk memenuhi kebutuhan tersebut," ungkap Soerjo.

Soerjo yakin Toyota Avanza merupakan produk yang cocok untuk masyarakat Indonesia dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, satu di antaranya mempunyai penggerak roda belakang. Selain itu didukung pula oleh jaringan penjualan dan servis yang luas.

"Layanan purna jual melalui 320 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi kekuatan Toyota," pungkas Soerjo.

Mitsubishi Berambisi Meraih Posisi Puncak

Berhasil mengalahkan penjualan Toyota Avanza dalam beberapa bulan terakhir menjadi kepuasan tersendiri bagi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI mengaku pihaknya merasa menang.

"Kami dua bulan market share menang. Januari dan Februari kita lihat Maret. Dua bulan terakhir atau beberapa buan sebelumnya kami pernah menang dan kaalau mau dibedah Low MPV kami kan cuma main di 1.500 cc, nah di kelas 1.500 cc kami itu menang mutlak," terang Irwan.

Mitsubishi Xpander Foto/Carmudi.

Meski Avanza memiliki varian dengan mesin 1.300 cc, MMKI tidak berniat untuk menciptakan Xpander dengan mesin kecil demi persaingan. Menurut Irwan, hanya dengan Xpander bermesin 1.500 cc pihaknya yakin bisa meraih posisi puncak.

"1.300 cc enggak ada rencana. Xpader bisa menang di nomor satu," tegas Irwan.

Source: carmudi
Search Car Service
OUR PARTNERS
carmudi
Cintamobil
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
OTORAI
Otospirit
RajaMobil