0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perpres Sudah Diteken, Jokowi Sebut Produsen Mobil Segera Rancang Mobil Listrik

RajaMobil
RajaMobil - Fri, 09 Aug 2019 10:20
Viewed: 65
Perpres Sudah Diteken, Jokowi Sebut Produsen Mobil Segera Rancang Mobil Listrik

RAJAMOBIL.COM, Jakarta - Setelah penantian panjang akhirnya Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasasis Baterai (Battery Electric Vehicle).

"Sudah-sudah. Sudah saya tanda tangan Senin (5/8) pagi kemari," kata pria yang akrab disapa Jokowi itu di Jakarta.

Dengan ditandatangani Perpres mobil litsrik itu, mantan Gubernur Jakarta itu berharap agar industri otomotif mau segera merancang, dan mempersiapkan untuk membangun industri mobil listrik di Indonesia.

Baca: GIIAS 2019 : Punya Andalan Baru, DFSK Perkenalkan Mobil Listrik Glory E3

"Kita tahu 60 persen mobil listrik itu kuncinya ada di baterai. Bahan untuk buat baterai dan lain-lain yang semua ada di negara kita. Sehingga strategi bisnis ini bisa kita rancang agar nanti kita bisa mendahului dalam membangun industri mobil listrik yang kompetitif," ujar pria kelahiran Solo itu.

Jokowi juga memahami jika membangun sebuah industri seperti ini (mobil listrik) bukan hal mudah yang bisa dilakukan dalam satu atau dua tahun. Pasalnya, pengusaha tentu akan melihat potensi pasarnya terlebih dahulu.

"Melihat pembeli juga. Apakah ketika diproduksi nanti ada yang beli? Karena 40 persen harga mobil listrik lebih mahal dari mobil biasa. Mau beli?," tuturnya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan, kebijakan mengenai mobil listrik berkaitan erat dengan pengembangan ekosistem yang terkait dua hal.

Baca: Berikut adalah Jarak Tempuh dari Mobil Listrik

Pertama, Perpres mobil listrik mengenai tentang percepatan, terdapat pembagian tugas-tugas bagi kementerian, antara lain penyediaan infrastruktur, research and development dan regulator.

Kemudian kedua, pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 2013 yang terkait dengan sistem fiskal perpajakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) yang akan mengacu pada tingkat emisi kendaraan.

"Nantinya akan ada insentif, apabila full electric vehicle atau fuel cell dengan emisi nol, maka PPnBM-nya juga nol. Jadi, berbasis kepada emisi yang dikeluarkan. Mobil listrik akan jalan apabila insentifnya pun jalan. Karena saat ini, mobil listrik harganya 40% lebih mahal daripada mobil biasa," ujarnya.

Dalam revisi PP Nomor 41, dimasukkan juga roadmap (peta jalan) mengenai teknologi berbagai kendaraan berbasis listrik, termasuk untuk mengantisipasi teknologi kendaraan berbasis hidrogen atau fuel cell vehicle. "Jadi keseluruhan perkembangan teknologi sudah diadopsi," katanya.

The post Perpres Sudah Diteken, Jokowi Sebut Produsen Mobil Segera Rancang Mobil Listrik appeared first on Review dan Berita Mobil.

Source: RajaMobil
Search Car Service
OUR PARTNERS
carmudi
Cintamobil
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
OTORAI
Otospirit
RajaMobil